Minggu, 02 Oktober 2016

Jurnalistik tugas 2



Mengenal Lebih dekat dengan Yogyakarta



Minggu 14 Agustus 2016, tepatnya pukul 15.00 WIB aku sampai di stasiun Yogya, disana terdapat wiasatawan turis maupun mancanegara yang baru tiba di stasiun tersebut. Aku dari Jakarta sampai Yogya hanya berangkat sendiri, lalu setelah sampai sana aku dijemput oleh sodara ku yang kebetulan tinggal di kota tersebut. Lalu setelah itu aku langsung pergi ketempat sodara ku tinggal untuk menaruh barang – barangku dan beristirahat. Hari pertama aku datang aku belum punya plan untuk pergi menjelajahi kota tersebut, dikarenakan aku terlalu capek berlama – lama di dalam kereta, sehingga aku memutuskan untuk beristirahat dulu untuk sehari.

Senin 15 Agustus 2016, pagi itu aku terbangun dan langsung melakukan perbincangan dengan sodaraku untuk kemana hari itu kita akan pergi menjelajahi kota Yogya. Dan akhirnya kita berdua memutuskan untuk ketempat wisata belanja yaitu Malioboro. Kita mengendarai sepeda motor untuk ketempat tersebut. Setelah sampai sana kita langsung berjalan dari ujung jalan Malioboro sampai ujung jalan depan. Disana kita memulai mencari barang – barang unik dan lucu khas Yogya, setelah kita berbelanja, kita membeli makan siang disekitaran Pasar Beringharjo, yaitu kita membeli Pecel, Pecel adalah makanan tradisional khas Jawa, yang berisi begitu banyak sayuran yang di rebus dan disiram oleh bumbu kacang, dan teman yang cocok untuk dimakan bersamaan adalah tahu tempe bacem, bakwan goreng, telor puyuh bacem, atau bisa dengan Burung Puyuh goreng. Setelah seharian kita berbelanja di Malioboro, kami memutuskan untuk kembali ke rumah.

2 hari keesokannya, Pukul 10.00 WIB kami pergi ke salah satu wisata yang terkenal di Yogya yaitu Wisata Gunung Merapi, sebelum kami ketempat tersebut, kami berhenti disalah satu tempat makan yang berada disekitar tempat wisata tersebut, tempat makan itu bernama Sate Donal. Sate ini bukan seperti sate pada umumnya, tapi sate ini terbuat dari daging Entok, yang mana dagingnya itu terasa lebih empuk, kenyal dan enak dibanding sate ayam atau sate kambing pada umumnya, bumbu satenya tersebut terbuat dari saus kacang tapi lebih halus dibanding saus kacang lainnya, dan disantap bersamaan dengan acar bawang merah dan cabai, lalu ditaburi bubuk merica putih. Setelah kami selesai makan, kami langsung melanjuti perjalanan kita ke wisata tersebut. Wisata tersebut berada disekitaran gunung merapi, jadi kita benar – benar merasakan dingin sejuk dari asap kabut yang turun dari gunung merapi. Disana juga terdapat banyak hewan – hewan liar seperti anjing, monyet dan hewan – hewan lainnya. Jika kita ingin mengelilingi tempat wisata tersebut sampai kepaling atas dekat gunung merapi, disana terdapat tempat penyewaan mobil Jeep. Harga penyewaan mobil tersebut cukup mahal sekitar 200 ribu rupiah dengan waktu penyewaan 1jam.    



Hari terakhir di Yogya, kami lebih banyak menghabiskan waktu dengan mencoba berbagai macam kuliner di Yogya seperti, kita membeli makanan di sebuah Angkringan, Angkringan adalah tempat makan yang menyajikan berbagai makanan – makanan kecil atau biasa disebut Nasi Kucing, nasi yang disajikan dengan ukuran kecil yang berisi sambal teri ataupun sambal – sambal lainnya dan disantap dengan lauk seperti sate usus, sate ceker, sate kikil dan berbagai jenis sate lainnya. Setelah kita makan di Angkringan, kita membeli sebuah eskrim yang terkenal enaknya di Yogya, yaitu eskrim Tempo Gelato. Tempat di Tempo Gelato ini di design khusus seperti restaurant – restaurant eskrim yang berada Italia dan tempatnya juga cukup ramai banyak dikunjungi oleh pemuda pemudi di Yogya. Dan rasa dari eskrim itu sendiri begitu enak sekali, lembut dan begitu menyegarkan tidak bikin haus seperti eskrim – eskrim lainnya. Rasa dari eskrim ini pun banyak sekali, seperti rasa rasberry, kitkat, kemangi, lemon ginger dan masih banyak rasa – rasa lainnya. Harga eskrim Tempo Gelato tersebut dibandrol dari harga 25 ribu – 60 ribu rupiah, cukup terjangkau bukan.  Setelah kami menghabiskan waktu dengan mencoba berbagai kuliner kita juga mengunjungi Monumen Jogja Kembali atau yang biasa disebut Taman Lampion. Ditempat tersebut sangat indah sekali karena kami datang ketempat tersebut saat malam hari dan tempat tersebut banyak sekali pengunjung yang mendatanginya. Mengapa disebut dengan Taman Lampion, karena disana  banyak sekali lampion – lampion berbentuk lucu dan unik sekali. Dan harga masuk tempat tersebut hanya 15 ribu rupiah.

Sore, 20 Agustus 2016, saya sendiri bersiap – siap untuk merapihkan barang – barang bawaan saya dan langsung check out tempat untuk kembali ke Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar